Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PT. BPR Madani Sejahtera Abadi
blog-img-10

Posted by : Febrie Dwi Ananta

Pembuatan Toko Online Batch 1

120 UMKM di DIY mendapat kesempatan mengikuti pelatihan pembuatan website dan toko online gratis yang diinisiasi BPR Madani Sejahtera Abadi (MSA) Yogyakarta. UMKM didorong untuk berkembang di masa pandemi Covid yang sangat mempengaruhi berbagai segi kehidupan.


Y Tri Agung Pujiantoro, Direktur PT BPR MSA mengatakan pelatihan yang dilakukan merupakan tindaklanjut dari kampanye Anda Tidak Sendiri yang digaungkan di masa pandemi ini. MSA menurut dia terus memegang komitmen untuk membantu kemajuan UMKM di DIY terutama dalam masa sulit yang belum diketahui kapan akan berakhir.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, yang hadir dalam pelatihan mengapresiasi langkah MSA yang berkolaborasi membantu UMKM bergerak maju di masa sulit ini. Pandemi Covid menurut Siwi mengharuskan semua pihak berkreasi serta berinovasi untuk bisa bertahan dan bergerak.


“Apa yang dilakukan BPR MSA ini momentum tepat di saat ada pageblug pandemi Covid yang sampai kapan belum kita tahu. Apalagi kedepan ada pengetatan aktivitas 11-25 Januari nanti, yang mungkin berdampak pada pelaku usaha. Kita harus punya inovasi, kreativitas dan kemauan serta adaptasi juga kolaborasi maka akan bisa tetap bergerak di masa ini. Tapi sisi lain, UMKM juga harus bisa menjaga kualitas serta kontinyuitas,” tandas Siwi. (Fxh)

“Kami rencanakan ada enam sampai delapan kelas untuk pelatihan UMKM di DIY, kemungkinan sekitar 120 dan akan terus bertambah. Program ini bentuk kami menemani UMKM untuk tetap eksis di masa pandemi Covid ini. Untuk batch pertama ini kami latih sekitar 16 UMKM,” ungkapnya di sela pelatihan di kantor MSA Terban, Jumat (8/1/2021) sore.

UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha seperti kuliner, craft hingga pakaian mendapatkan pelatihan membuat website produk dan digratiskan operasionalnya selama satu tahun. Tak hanya itu, MSA juga menbantu akses pembiayaan bagi UMKM yang berupaya mengembangkan usahanya.

“Kami juga membuat ekosistem UMKM, kami buat pameran offline dan online bekerjasma dengan Wira Karya dan Dinas Koperasi UKM DIY. Kami melatih cara pembukuan keuangan, cara pemasaran, cara membuat website, sosial media dan jualan di marketplace,” tandas dia.