Dewi Mlayu Ndeso Ke-2 Siap Digelar 28 September 2025: Berlari, Berbagi dan Bantu Alam Berkelanjutan

Sesi foto bersama antara Bank MSA dan Jo-Race Sport Organizer sambil menunjukkan jersey resmi dalam sesi konferensi pers Dewi Mlayu Ndeso ke-2.



Dewi Mlayu Ndeso kembali hadir di tahun 2025 dengan semangat baru yang lebih segar dan berwarna. Masih dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia sekaligus HUT Bank MSA ke-20, gelaran kedua event ini mengusung tema “Run, Share, and Sustainability”. Bukan cuma soal lari, Dewi Mlayu Ndeso #2 menjadi ruang untuk menyatu dengan budaya lokal, mengenal lebih dekat masyarakat desa, sekaligus mengambil bagian dalam aksi pelestarian lingkungan. Suasananya dijamin beda dari event-event lari biasa—lebih hangat, lebih hijau, dan pastinya lebih bermakna.

Acara ini akan digelar pada tanggal 28 September 2025 di Embung Kaliaji, Turi, Sleman, salah satu kawasan yang terkenal dengan udara sejuk dan pemandangan yang masih alami. Para peserta diajak berlari sejauh 5 kilometer melewati rute yang spesial, membelah kawasan desa wisata yang ramah dan asri. Di sepanjang perjalanan, warga desa akan ikut menyambut dengan cara khas mereka: ada yang memberikan sorakan semangat, ada juga yang menghadirkan hiburan lokal untuk menambah energi peserta. Suasana guyub dan penuh keakraban ini menjadi salah satu ciri khas Dewi Mlayu Ndeso yang tak mudah dilupakan.

Tahun ini, Dewi Mlayu Ndeso juga menghadirkan gerakan peduli lingkungan bertajuk “One Runner One Tree”. Sesuai namanya, setiap peserta yang berpartisipasi akan ikut serta dalam kegiatan menanam satu pohon sebagai simbol kepedulian terhadap bumi. Gerakan ini menjadi bukti bahwa olahraga bisa sejalan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Direktur Utama Bank MSA, Y. Triagung Pujiantoro, menyampaikan bahwa event ini bukan hanya sekadar ajang lari biasa, melainkan sebuah platform untuk mengenalkan potensi desa wisata sekaligus mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga alam.

Direktur Utama Bank MSA, Y. Triagung Pujiantoro (kedua dari kiri) saat memberikan keterangan pada media di sesi konferensi pers Dewi Mlayu Ndeso ke-2.



Antusiasme terhadap acara ini juga terbilang tinggi. Hingga pertengahan Juli, tercatat sudah lebih dari 200 peserta mendaftar, dengan target total sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa Dewi Mlayu Ndeso mulai mendapat tempat di hati para pecinta lari dan penggiat lingkungan. Apalagi dengan pilihan lokasi dan rute yang menonjolkan keindahan kawasan Turi, Sleman—tempat yang belum tentu bisa kamu nikmati setiap hari.

Dian Isnawati dari Jorace Sport Organizer menambahkan bahwa para peserta akan diajak menjelajahi sisi utara Jogja yang tenang dan alami. Start dan finish akan berada di kawasan Embung Kaliaji, sebuah tempat yang sekarang makin cantik dan nyaman untuk beraktivitas luar ruang. Menurutnya, udara sejuk dan suasana desa akan menjadi pembeda utama Dewi Mlayu Ndeso dibandingkan event serupa lainnya.

Seluruh kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank MSA bersama Atourin, Dinas Pariwisata Sleman, Galeria Mall, Hotel Novotel, Bank BPD DIY, Bank Jateng, Bank Danamon, Cylo E-Sport, dan Desle. Kolaborasi lintas sektor ini membawa semangat besar untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong masyarakat desa agar semakin berdaya. Ketua penyelenggara Robby Ardianzah menyampaikan bahwa setiap langkah pelari di Dewi Mlayu Ndeso diharapkan menjadi langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dengan semangat olahraga, kolaborasi, dan kepedulian lingkungan, Dewi Mlayu Ndeso #2 hadir sebagai momentum untuk merayakan ulang tahun Bank MSA sekaligus mengajak generasi muda berbuat sesuatu yang bermakna. Bukan hanya tentang lari, tapi tentang bagaimana kita bisa berkontribusi untuk desa, masyarakat, dan bumi—semuanya dalam satu langkah kecil yang seru dan penuh makna.

(PW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *