Bank MSA Bersama Kadin Kota Yogyakarta dan Beberapa Kolaborator Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan Katalog Digital

Bank Madani Sejahtera Abadi (Bank MSA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Pelatihan Katalog Digital UMKM yang diselenggarakan berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Kota Yogyakarta, Bank BPD DIY, Asosiasi IUMKM Indonesia (AKUMANDIRI), serta Rotary Club Jogja Istimewa. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah peserta mencapai kurang lebih 60 UMKM. Tingginya animo peserta terlihat dari pendaftaran daring yang melampaui kuota sehingga pendaftaran terpaksa ditutup lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Bank MSA dalam menghadirkan solusi promosi digital yang praktis bagi para pelaku usaha melalui platform Katalog Smart Bank MSA. Katalog digital ini dirancang sebagai wadah promosi yang memudahkan UMKM untuk menampilkan seluruh produk dan layanan mereka secara terintegrasi hanya melalui satu tautan, sehingga mempermudah akses informasi bagi calon konsumen maupun mitra usaha.
Acara dibuka dengan sambutan Direktur Utama Bank MSA, Y. Triagung Pujiantoro, yang juga menjabat sebagai pengurus di KADIN Kota Yogyakarta, Ketua DPW AKUMANDIRI DIY, serta anggota rotarian di Rotary Club Jogja Istimewa. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sebagai Bank Perekonomian Rakyat, Bank MSA memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menyediakan layanan keuangan, namun juga harus hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan kapasitas dan digitalisasi UMKM. Menurutnya, lahirnya Katalog Smart Bank MSA menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut untuk membantu UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Yogyakarta, Ir. Eko Sutrisno, yang menjelaskan peran KADIN dalam mewadahi dan memperkuat ekosistem UMKM tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga secara nasional. Ia menyampaikan bahwa saat ini KADIN telah memiliki struktur kepengurusan hingga tingkat kabupaten dan kota, sehingga semakin memudahkan pelaku UMKM untuk terhubung dan berkembang bersama jejaring usaha yang lebih luas. Menurutnya, katalog produk UMKM secara digital menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi para pelaku usaha agar produknya semakin dikenal luas melalui sarana promosi yang mudah, murah, dan efektif sehingga mampu mendorong UMKM untuk segera naik kelas.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk bergabung menjadi bagian dari KADIN sebagai platform resmi jaringan pelaku perdagangan dan industri di Indonesia. Dengan bergabung dalam KADIN, para UMKM dapat menikmati berbagai nilai tambah berupa akses jejaring usaha yang lebih luas, peluang kolaborasi lintas sektor, hingga dukungan pengembangan kapasitas usaha yang berkelanjutan. KADIN Kota Yogyakarta, lanjutnya, berkomitmen untuk mensinergikan berbagai portal katalog UMKM di Yogyakarta agar nantinya dapat terkoneksi secara basis data dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Eko Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bank MSA, Bank BPD DIY, AKUMANDIRI, Rotary Club Jogja Istimewa, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Materi inti pelatihan disampaikan oleh Emanuel Kristiantoro, karyawan Bank MSA yang juga merupakan pendamping UMKM tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai berbagai produk dan layanan Bank MSA yang dapat menunjang pengembangan usaha, termasuk berbagai manfaat bergabung dalam komunitas UMKM binaan Bank MSA seperti fasilitas pembuatan video promosi secara gratis dan kesempatan dilibatkan dalam berbagai event UMKM. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan teknis mengenai pemanfaatan katalog digital sebagai strategi pemasaran modern.
Platform Katalog Smart Bank MSA yang berbasis web ini dapat diakses secara gratis melalui katalogsmart.bprmsa.com. Melalui platform ini, para pelaku UMKM dapat mengunggah sebanyak mungkin produk barang maupun jasa yang mereka miliki. Selain itu, para pengguna juga dapat bergabung dengan komunitas UMKM yang telah terdaftar di Bank MSA ataupun mengajukan pembentukan komunitas baru sesuai kebutuhan jejaring usaha mereka.
Melihat tingginya antusiasme peserta, Bank MSA memastikan bahwa pelatihan ini akan terus berlanjut dalam batch-batch berikutnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas digital UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesempatan masih terbuka luas bagi para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital bersama ekosistem kolaboratif yang dibangun oleh Bank MSA dan para mitra strategisnya.
(PW)

