Ingin Lebih Fokus di Sektor Akomodasi, BPR MSA akan Diskusi dengan Kemenparekraf RI, Dinas Pariwisata dan Kolaborator Wisata

BPR MSA saat berdiskusi dengan stakeholder pariwisata, juga bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Desa wisata, kampung wisata, dan homestay telah menjadi bagian integral dari industri di sektor pariwisata. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang unik kepada para pengunjung, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Transformasi ini semakin didorong oleh penerapan ekonomi digital, yang telah menjadi landasan bagi bisnis di era modern, dengan sistem yang dapat digunakan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah melalui kementerian dan dinas terkait, untuk mendukung pengembangannya.

BPR MSA memperkenalkan program BPR MSA UMKM 5.0, yang menitikberatkan pada empat aspek utama dalam pendampingan dan pengembangan UMKM, meliputi homestay, desa dan kampung wisata, yaitu implementasi teknologi, interkoneksi, upgrade skill, dan pemberdayaan UMKM.

Sebagai implementasi dari program tersebut, kami menginisiasi Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Inovasi Kolaborasi Pengembangan Homestay, Desa Wisata dan Kampung Wisata". Pengembangan pariwisata berbasis desa dan homestay menjadi fokus utama dalam upaya mencapai pariwisata yang berkelanjutan. Namun, untuk mencapai potensi penuhnya, diperlukan kerjasama dan koordinasi yang erat antara pemerintah, komunitas lokal, pemilik homestay, pelaku pariwisata, dan berbagai pemangku kepentingan terkait, yang merupakan highlight dari kegiatan interkoneksi.

BPR MSA menghadiri undangan Penganugerahan Kampanye Sadar Wisata 5.0 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di penghujung tahun 2023

Melalui FGD ini, BPR MSA ingin menyatukan gagasan dan pandangan serta menentukan arah untuk inovasi dan terobosan baru yang dapat memberikan dampak nyata dalam pengembangan homestay, desa wisata, dan kampung wisata, dengan fokus diskusi pada pengembangan produk, layanan, dan pengalaman wisata. Forum ini juga akan membahas inovasi dalam pemasaran dan promosi homestay serta desa atau kampung wisata. Selain itu, forum ini akan berusaha membangun kolaborasi dalam pengembangan homestay, desa, dan kampung wisata.

BPR MSA berharap FGD ini dapat menjadi platform untuk pertukaran gagasan, penemuan solusi, dan pembentukan komitmen bersama dalam pengembangan homestay, desa, dan kampung wisata yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak, khususnya dalam mewujudkan kerjasama yang terintegrasi dalam paket wisata yang merupakan bagian dari program BPR MSA UMKM 5.0. Ada kabar baik bagi Sobat MSA yang ingin berpartisipasi dalam FGD ini, karena meski acara offline hanya dikhususkan bagi undangan, namun anda dapat juga berpartisipasi secara daring melalui media zoom dengan kuota terbatas yang akan kami share tautannya beberapa hari menjelang acara. Pastikan diri anda ikut berkontribusi untuk kemajuan pariwisata di Yogyakarta bahkan hingga ke seluruh Indonesia!

(PW)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *